Kehidupan Rasulullah SAW penuh dengan rasa cinta, kasih, sayang, kedamaian, tolong menolong, ketulusan, kesabaran, pantang menyerah, baik kepada keluarga, para sahabat, dan umat Beliau yang belum ada.
Kehidupan itu untuk memberikan sebanyak- banyaknya bukan menerima sebanyak - banyaknya. Jadi apa yang dapat kita berikan pada keluarga, orang - orang tercinta, dan pada siapa pun yang membutuhkan tanpa harus diminta terlebih dahulu. itulah hidup yang bermakna bagi Rasulullah SAW, sebagaimana disebutkan dalam sabda Beliau, "Sebaik - baik di antara kamu adalah yang lebih banyak bermanfaat bagi manusia".
Kehidupan itu memberikan manfaat tanpa meninggalkan kerugian, sebagaimana lebah madu yang meberikan manfaat madunya dan dahan atau gunung yang dia tempati tidak meninggalkan kemadlaratan bagi yang diberi manfaat.
Kehidupan itu memberikan manfaat bagaikan pohon kelapa, dia memberikan fasilitas dan potensial yang mungkin dapat diolah lagi sesuai pengalaman dan keinginan yang ingin mengolahnya.
Demikianlah hati Rasululloh SAW, kita yang mengaku sebagai umat Beliau harus mengenal siapa Beliau agar kita bisa mencintainya sebagaimana Beliau juga mencinta kita. Ingat Cinta Allah SWT dan Rasulullah SAW adalah cinta pertama kita dan di atas segala - galanya, melebihi cinta kita pada siapapun.
Semoga kita mendapatkan syafaatnya kelak di Hari Qiyamat. Allahumma Amien.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih atas kunjungan dan komentar anda.