Seorang Musim Adalah Saudara Bagi Muslim Lainnya, Maka Berilah Nasihat Saat Dia Meminta Nasihat

Senin, 24 Agustus 2009

TEORI EKONOMI MODERN

Orang-orang modern mengutamakan kecepatan, ketepatan, cara promosi dan empati.
Dalam dunia ekonomi, persaingan akan dimenangkan oleh kelompok ekonom yang profesional, praktis, ekonomis, cepat, tepat dan mampu berempati dengan customer. Jadi untuk memenangkan persaingan ekonomi kita tidak perlu lagi membuat doktrin yang tidak masuk akal, cukup dengan memaksimalkan bentuk pelayanan kepada para pelanggan dan mampu mencukupi kebutuhan dan keinginan mereka. Sebuah teori global diperlukan untuk menggait customer meskipun dengan kata-kata yang cukup pendek, tapi kompeten, dan komitmen dalam menjaga dan melaksanakannya, itulah yang lebih penting.
Kalau boleh saya katakan untuk teori ekonomi pondok pesantren tradisional, bahwa:
Memberikan sesuatu untuk menghargai kepada anak-anak dari guru-guru adalah lebih baik dari pada memberikan doktrin bahwa makanan di pondok lebih berkah dari makanan di pasar.
Dan hal ini memang benar adanya dari segi moral tiada seorang pun yang menolak, karena manusia yang normal pasti akan membalas kebaikan yang telah diberikan oleh orang lain kepadanya.
Begitu juga terhadap anak-anak dari guru-guru kita yang dulunya kita pernah diajari oleh orang tuanya, jadi kita tidak hanya membalas budi baik guru kita kepadanya saja, tapi juga pada anak-anaknya.
Begitulah salah satu contoh usulan yang kami ajukan, dan insya Alloh bisa diterima oleh semua golongan. Semoga mendapat hidayah dari Alloh SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dan komentar anda.